thumbnail

PEMBANGUNAN JALAN TOL SERANG – PANIMBANG (PANDEGLANG) SEGERA DIREALISIKAN

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Wednesday, June 29, 2016

Gubernur Banten Rano Karno mengatakan sudah bertahun-tahun pembangunan jalan tol Serang-Panimbang hanya ada dalam mimpi. Terhitung hari ini, menurut Rano, mimpi tersebut jadi kenyataan sebab pembangunan jalan tol tersebut sudah dimulai.
Blog, Updated at: 7:10 AM
thumbnail

MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Thursday, June 23, 2016

A. Pengertian Model Pembelajaran Discovery Learning atau Penemuan
Pengertian Model Pembelajaran Discovery Learning atau Penemuan adalah teori  belajar yang didefinisikan  sebagai proses pembelajaran yang  terjadi  apabila  materi pembelajaran  tidak  disajikan  dengan    dalam  bentuk finalnya,  tetapi  diharapkan  peserta didik itu sendiri yang mengorganisasi  sendiri.  Hal ini sejalan dengan pendapat  Bruner, bahwa:  “Discovery  Learning  can  be  defined  as  the  learning  that  takes  place  when  the student  is  not  presented  with  subject  matter  in  the  final  form,  but  rather  is  required  to organize  it  him  self”  (Lefancois  dalam  Emetembun,  1986:103). 
Blog, Updated at: 11:18 PM
thumbnail

INI HOTEL MURAH DI ANYER BANTEN UNTUK LIBUR IDUL FITRI


Anyer merupakan kawasan wisata pantai yang berada di wilayah Serang, Banten. Anyer merupakan salah satu tujuan wisata bagi masyarakat yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Jika Anda ingin suatu tempati wisata pantai lain yang berada di dekat Jakarta selain Ancol dan Kepulauan Seribu, maka Anyer adalah sebuah pilihan yang tepat. 
Blog, Updated at: 8:16 AM
thumbnail

LIPI DORONG RISET BIDANG SOSIAL BUDAYA KEMANUSIAAN

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Wednesday, June 22, 2016

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendorong riset di bidang sosial, budaya, dan kemanusiaan yang bisa memberikan kontribusi berupa teori, paradigma, atau metodologi baru dalam ilmu pengetahuan.
Blog, Updated at: 11:47 AM
thumbnail

INI PERATURAN PEMERINTAH PP TENTANG PEMBERIAN THR BAGI PNS TAHUN 2016

Mungkin ini yang ditunggu oleh sebagian besar PNS. Akhirnya pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Keuagan (PMK) tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya bagi PNS. Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemberian THR bagi PNS tertuang dalam PP Nomor 20 tahun 2016 dan PP Nomor 22 Tahun 2016.  Sedangkan PMK tentang THR diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 97/PMK.05/2016
Blog, Updated at: 7:26 AM
thumbnail

ALHAMDULILLAH PP TENTANG GAJI KE 13 TAHUN 2016 DAN PP THR BAGI PNS TAHUN 2016 SUDAH TERBIT, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI

Mungkin ini yang ditunggu oleh sebagian besar PNS. Akhirnya pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Keuagan (PMK) tentang pemberian gaji ke 13 bagi PNS. Peraturan Pemerintah (PP) tentang Gaji ke 13 bagi PNS Tahun 2016 tertuang dalam PP No 19, Tahun 2016 dan PP No  21 Tahun 2016.  Sedangkan PMK tentang Gaji Ke 13 bagi PNS tahun 2016 diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan  (PMK) Republik Indonesia Nomor 96/PMK.05/2016.
Blog, Updated at: 7:25 AM
thumbnail

LUNA MAYA X AYU TING TING

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Saturday, June 18, 2016

Artis Luna Maya memiliki alasan tersndiri, mengapa akhirnya menjatuhkan pilihan menggandeng pendangdut Ayu Ting Ting, dalam bisnis clothing lines miliknya, Luna Habit.
Blog, Updated at: 10:52 PM
thumbnail

INI BAHAYA BESAR BILA DUDUK TERLALU LAMA

Hampir setiap orang pernah mengalami sakit pinggang. Namun, banyak yang tidak tahu bahwa gangguan tersebut bisa mengenai saraf tulang belakang. Kasus nyeri pinggang di tulang belakang itu disebut hernia nukleus pulposus (HNP).
Blog, Updated at: 10:40 PM
thumbnail

DR TARUNA IKRAR ILMUWAN ASAL INDONESIA MASUK DALAM NOMINASI PENGHARGAAN NOBEL 2016

Kabar gembira datang dari dunia riset. Ilmuwan asal Indonesia, Dr Taruna Ikrar, menjadi salah satu periset yang karyanya diajukan oleh University of California untuk mengisi peluang nominasi Penghargaan Nobel tahun 2016 dalam bidang kedokteran.
Blog, Updated at: 10:24 PM
thumbnail

MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI

A.  Pengertian Model Pembelajaran Inkuiri

Inkuiri yang dalam bahasa Inggris inquiry, berarti pertanyaan, atau pemeriksaan, penyelidikan (Gulo, 2004:84).  Beberapa pendapat tentang teknik pembelajaran inkuiri, antara lain menurut Widja (1989:48) teknik pembelajaran inkuiri adalah suatu Model yang menekankan pengalaman-pengalaman belajar yang mendorong siswa dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip. 
Blog, Updated at: 10:48 AM
thumbnail

PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF / COOPERATIVE LEARNING

A. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif atau Cooperative Learning

Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Learning merupakan strategi pembelajaran yang menitikberatkan pada pengelompokan siswa dengan tingkat kemampuan akademik yang berbeda kedalam kelompok-kelompok kecil (Saptono, 2003:32). Kepada siswa diajarkan keterampilan-keterampilan khusus agar dapat bekerja sama dengan baik dalam kelompoknya, seperti menjelaskan kepada teman sekelompoknya, menghargai pendapat teman, berdiskusi dengan teratur, siswa yang pandai membantu yang lebih lemah, dan sebagainya.
Blog, Updated at: 5:00 AM
thumbnail

CONTOH SMS UCAPAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 2016 M 1437 H

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Thursday, June 16, 2016


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab : "Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied : Taqabbalallahu minnaa wa minkum yang artinya : Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"
Blog, Updated at: 6:41 AM
thumbnail

PENGUMUMAN KELULUSAN HASIL PSIKOTES SELEKSI PENDAMPING DESA TAHUN 2016

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Monday, June 13, 2016

Pengumuman Kelulusan Hasil Psikotes Pendamping Desa Tahun 2016

Pelaksanaan Ujian Tulis Seleksi Pendamping desa tahun 2016 sudah dilasanakan pada Hasil Tes Tulis 28 Mei 2016 dan pelaksanaan Psikotes telah dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2016.
Blog, Updated at: 11:07 AM
thumbnail

PERMENDIKBUD NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI PENGANTI MASA ORIENTASI SISWA BARU

Sebentar lagi memasuki masa Orientasi Siswa Baru tahun pelajaran 2016/2017. Agar tercipta kondisi yang kondusif saat masa Orientasi Siswa Baru (MOS), pihak sekolah baik kepala sekolah maupun guru serta pihak lainnya harus memahami Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Blog, Updated at: 8:13 AM
thumbnail

PENGERTIAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Saturday, June 11, 2016

Iseng-iseng menambah koleksi pengetahuan tentang belajar, pembelajaran dan teori pembelajaran, kalau dibuang sayang karena kadang-kadang dibutuhkan berikutnya saya upload file makalah tugas bahan diskusi saat kuliah yang membahas pengertian belajar dan pengertian pembelajaran.
Blog, Updated at: 1:16 PM
thumbnail

PENGERTIAN JENIS MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Friday, June 10, 2016

A. Pengertian Media Pembelajaran

AECT (Association of Education and Communication Technology) pada tahun 1977 telah memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. Sejalan dengan pendapat di atas, Arsyad (2011:4) menyatakan bahwa media adalah alat untuk menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran.





Menurut Brigss sebagaimana dikutip Nuryani (2005:114) media pembelajaran merupakan peralatan fisik untuk menawarkan atau menyampaikan isi pembelajaran. Sedangkan menurut Hamalik (1994:12), media pembelajaran merupakan alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antar guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan pendapat di atas, ada dua komponen yang terdapat dalam media pembelajaran, yakni 1) komponen isi atau pesan atau komponen materi pembelajaran, dan 2) komponen alat yang digunakan untuk mengantarkan isi atau pesan. Komponen pertama sering disebut dengan software atau perangkat lunak, sedangkan komponen kedua dinamakan hardware atau perangkat keras.

Sejalan dengan pendapat di atas Aqib (2010:58) menyatakan bahwa media pembelajaran sebagai “segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (massage), merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong proses belajar”.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat, metode dan teknik yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran. Hal ini berarti media pembelajaran merupakan sumber belajar. Sebagai sumber belajar media dapat diartikan dengan manusia, benda atau pun peristiwa yang membuat kondisi siswa untuk lebih memungkinkan memperoleh pengetahuan keterampilan maupun sikap.


B.  Jenis-jenis Media Pembelajaran

Pada mulanya media hanya berupa alat bantu mengajar yang hanya digunakan di dalam kelas. Namun dalam perkembangannya, media tidak cukup hanya digunakan di dalam kelas saja, akan tetapi dimungkinkan juga penggunaannya di luar kelas.

Pada tahun 1964, Edgar Dale mengembangkan “kerucut pengalaman”. Kerucut pengalaman itu dimulai dari pebelajar sebagai partisipan dalam pengalaman sesungguhnya, menuju pebelajar sebagai pengamat atas suatu kejadian tak langsung (melalui beberapa medium), dan akhirnya pebelajar itu mengamati simbul-simbul yang mewakili kejadian itu (Nur, 2000).  Dale menyatakan bahwa pebelajar dapat mengambil manfaat dari kegiatan yang lebih abstrak, asalkan mereka telah membangun sejumlah pengalaman lebih konkrit untuk memaknai penyajian realitas yang lebih abstrak tersebut. Gambar 4-4 memperlihatkan kerucut pengalaman Dale tersebut, disertai rumusan Bruner di sampingnya.

Gambar         : Kerucut pengalaman Dale dan keterkaitannya dengan ide Bruner (Sumber: Bahan Workshop KTSP, Depdinas 2007)


Kerucut pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa proses pembelajaran dengan cara melakukan sendiri dan melihat (fokus pada keterlibatan siswa) lebih besar pengaruhnya dari pada proses mendengarkan. Agar kegiatan pembelajaran lebih menekankan pada proses keterlibatan siswa maka ketersediaaan media pembelajaran mutlak diperlukan. Berdasarkan kerucut pengalaman tersebut, media pembelajaran memiliki peranan yang sangat vital bagi keberhasilan proses pembelajaran.

Seiring dengan kemajuan teknologi, maka perkembangan media pembelajaran begitu cepat. Selain memiliki ciri-ciri  umum, masing-masing media pembelajaran memiliki ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan tersendiri. Ciri-ciri umum dari media pembelajaran menurut Hamalik (1994:12), adalah:

  • Media pembelajaran identik dengan pengertian peragaan yang berasal dari kata “raga”, artinya suatu benda yang dapat diraba, dilihat dan didengar dan yang dapat diamati melalui panca indera.
  • Tekanan utama terletak pada benda atau hal-hal yang dapat dilihat dan didengar.
  • Media pembelajaran digunakan dalam rangka hubungan (komunikasi) dalam pengajaran antara guru dan siswa.
  • Media pembelajaran adalah semacam alat bantu belajar mengajar, baik di dalam maupun di luar kelas.
  • Media pembelajaran merupakan suatu “perantara” (medium, media) dan digunakan dalam rangka belajar.
  • Media pembelajaran mengandung aspek, sebagai alat dan sebagi teknik yang erat pertaliannya dengan metode belajar.”

Dari ciri-ciri yang dikemukakan di atas, dapat ditarik pengertian pokok tentang media pembelajaran, yaitu:

  • Media pembelajaran identik dengan alat peraga.
  • Media pembelajaran merupakan suatu sarana untuk terciptanya suatu proses pembelajaran yang dapat menunjang efektivitas keberhasilan belajar siswa.
  • Media pembelajaran tidak hanya digunakan dalam kelas saja, akan tetapi tidak menutup kemungkinan digunakan di luar kelas.

Berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki setiap media, Rudi Bretz (Sadiman, 1993:20) membagi media dalam delapan klasifikasi, yakni:

  • Media audio visual gerak.
  • Media audio visual diam.
  • Media audio semi gerak.
  • Media visual gerak.
  • Media visual diam.
  • Media visual semi gerak.
  • Media audio.
  • Media cetak.
Media Pembelaran ini Bisa digunakan sebagai
media Audio Visul diam maupun Gerak


Susilana (2009:209) yang mengelompokkan media berdasarkan bentuk penyajian dan cara penyajiannya membagi media dalam tujuh kelompok yaitu (a) media grafis, bahan cetak, dan gambar diam; (b) media proyeksi diam; (c) media audio; (d) media audio visual; (e) media gambar hidup/film; (f) media televisi; (g) multi media.

Torso merupakan contoh Media Pembelajaran Berbentuk Model


Menurut Briggs (Sadiman, 1993:23), media pembelajaran terbagi dalam 13 macam, yaitu:

  • Objek.
  • Model.
  • Suara langsung.
  • Rekaman audio.
  • Media cetak.
  • Pembelajaran terprogram.
  • Papan tulis.
  • Media transparansi.
  • Film rangkai.
  • Film bingkai.
  • Film.
  • Televisi.
  • Gambar.
Gambar Burung Garuda bisa digunakan
sebagai Media Pembelajaran


Jenis media yang lebih lengkap dikemukakan Seels dan Glasgow (1990:181-183) yang membagi media dalam dua katagori luas yaitu media tradisional dan mutakhir. Yang termasuk media tradisional adalah:

  • Visual diam yang diproyeksi
  • Visual yang tak diproyeksi
  • Audio
  • Penyajian multimedia
  • Visual dinamis yang diproyeksikan
  • Cetak
  • Permainan
  • Realia
Film Bisa Digunakan sebagai Media Pembelajaran Audio Visual


Adapun yang termasuk media teknologi mutakhir adalah

  • Media berbasis telekomunikasi
  • Media berbasis microprosesor
  • Computer assited instructional
  • Permainan computer
  • Interaktif
  • Hypermedia
  • Compact (video) disk

Perkembangan pendidikan yang sangat pesat, berpengaruh pada perkembangan psikologi belajar dan sistem intruksional. Keadaan tersebut, mendorong dan berakibat juga pada kemajuan teknologi pembelajaran dan penambahan baru pada media pembelajaran. Pemikiran-pemikiran dan penemuan baru itu, terjadi antara lain dalam penggunaan multi media dan pusat sumber belajar. Kedua media ini, dianggap sebagai suatu kemajuan besar dan mempunyai peranan yang penting dalam bidang media pembelajaran, yang berfungsi untuk menunjang pelaksanaan sistem intruksional yang lebih efektif.

Hamalik (1994:188) mengelompokkan jenis media yang termasuk dalam katagori multi media, yakni:

  • Gambar
  • Slide
  • Film strip
  • Rekaman
  • Transparan
  • Video tape.

Adapun jenis media yang termasuk dalam katagori pusat sumber belajar menurut Hamalik (1994:195), yakni suatu sistem atau perangkat materi yang sengaja disiapkan atau diciptakan dengan maksud memungkinkan atau memberi kesempatan siswa belajar. Sumber belajar merupakan semua sumber yang dapat dipakai oleh siswa, baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan siswa lainnya untuk memudahkan belajar. Sedangkan yang dimaksud pusat sumber belajar adalah suatu tempat yang disiapkan secara khusus dengan maksud penyimpanan dan penggunaan suatu kumpulan sumber-sumber, dalam bentuk tercetak dan tak tercetak. Belajar berdasarkan suatu sumber mengandung makna sistem belajar yang terpusat pada siswa, diindividualisasikan dan sangat berstruktur yang menggunakan sepenuhnya sumber-sumber yang bermakna, yakni benda dan manusia, dalam rangka menciptakan  situasi belajar yang efektif.

AECT sebagaimana dikutip oleh Rohani (1991:155-156), mengklasifikasikan media sebagai sumber belajar menjadi enam macam, yaitu:

  1. Message (pesan), yaitu informasi/ajaran yang diteruskan oleh komponen lain yang dalam bentuk gagasan, fakta, arti dan data. Termasuk dalam kelompok pesan adalah semua bidang studi/mata kuliah atau bahan pengajaran yang diajarkan kepada siswa, dan sebagainya.
  2. People (orang), yakni manusia yang bertindak sebagai penyimpan, pengolah dan penyaji pesan. Termasuk kelompok ini misalnya guru/dosen, tutor siswa dan sebaginya.
  3. Materials (bahan), yaitu perangkat lunak yang mengandung pesan untuk disajikan melalui penggunaan alat perangkat keras atau pun oleh dirinya sendiri. Berbagai program media termasuk media materials seperti transportasi, slide, film, audio, video, modul, majalah, buku dan sebagainya.
  4. Device (alat), yakni (suatu perangkat keras) yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang tersimpan dalam bahan, misalnya OHP, slide, video, tape recorder, dan sebagainya.
  5. Technique (teknik), yaitu prosedur atau acuan yang dipersiapkan untuk penggunaan bahan, peralatan, orang, lingkungan untuk menyampaikan pesan. Misalnya pengajaran terprogram/modul, simulasi, demonstrasi, tanya jawab, CBSA, dan sebagainya.
  6. Setting (lingkungan), yaitu situasi atau suasana sekitar di mana pesan disampaikan. Baik lingkungan fisik ruang kelas, gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, taman, lapangan, dan sebagainya. Juga lingkungan non fisik, misalnya suasana belajar itu sendiri, tenang, lelah, ramai dan sebagainya.

Media pembelajaran kalau dilihat dari sudut pandang yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada alat-alat audio visual saja yang dapat dilihat dan dapat didengar, melainkan juga sampai pada kondisi pribadi siswa dan tingkah laku guru.

Berdasarkan  hal  tersebut,  media  pembelajaran menurut Hamalik (1994:36-37) dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Bahan-bahan cetakan atau bacaan (supplementary materials), berupa bahan bacaan seperti: buku, komik, koran, majalah, buletin, pamflet dan lain-lain. Bahan-bahan ini lebih mengutamakan kegiatan bacaan dan menggunakan simbol-simbol kata atau visual.
  • Alat-alat audio-visual, alat-alat yang tergolong ke dalam kategori ini, terdiri atas:
  • Media pembelajaran tanpa proyeksi, seperti papan tulis, papan tempel, papan flannel, bagan, diagram, grafik, poster, kartun, komik, gambar.
  • Media pembelajaran tiga dimensi, alat-alat yang tergolong kepada kategori ini terdiri model benda asli, benda tiruan, boneka, topeng, dan lainnya
  • Media pembelajaran yang menggunakan teknik atau mesin, alat-alat yang tergolong dalam kategori ini antara lain, slide, film, kaset rekaman, radio, televisi, laboratorium elektronik, ruang kelas otomatis, sistem interkomunikasi dan komputer.
  • Sumber-sumber masyarakat berupa objek-objek peninggalan sejarah, dokumentasi, bahan-bahan makalah dan sebagainya. Dari berbagai bidang meliputi data kependudukan, sejarah, jenis kehidupan, mata pencaharian, industri, perbankan, perdagangan, pemerintah, kebudayaan, politik dan lain-lain. Untuk mempelajari hal tersebut, diperlukan berbagai metode seperti karya wisata,  survei, berkemah, pengabdian sosial, praktek kerja nyata atau lapangan dan lain-lain.
  • Kumpulan benda-benda (materials collection), berupa benda atau barang-barang yang dibawa dari masyarakat ke sekolah untuk dipelajari seperti, potongan kaca, potongan sendok, daun, benih, bibit, bahan kimia, dan lain-lain.
  • Contoh-contoh kelakuan yang dicontohkan oleh guru, meliputi semua contoh kelakuan yang dipertunjukkan oleh guru sewaktu mengajar, misalnya, dengan tangan, kaki, gerakan badan, mimik dan lain-lain. Peragaan yang tergolong dalam kategori ini tak mungkin disebutkan satu-satu, karena sangat banyak macamnya dan sangat tergantung kepada kreasi dan inisiatif pribadi guru sendiri, tetapi pada pokoknya jenis media ini hanya dapat dilihat, didengarkan, dan ditiru oleh siswa.
Agak berbeda dari beberapa pendapat di atas, Smaldino, Lowther, dan  Russel (2011:7) mengkatagorikan media dalam enam katagori dasar, yakni teks, audio, visual, video, perekayasa (manipulative), dan orang-orang. Teks merupakan karakter alfanumerik yang mungkin ditampilkan dalam format apapun, seperti buku, papan tulis, dan sebagainya. Audio mencakup apa saja yang bias didengar. Visual meliputi diagram pada sebuah poster, gambar, foto dan lainnya. Video merupakan media yang menampilkan gerakan, termasuk DVD, rekaman video, animasi komputer dan sebagainya. Perekayasa dimaksud sebagai benda tiga dimensi, bisa disentuh dan dipegang oleh siswa. Dan katagori terakhir adalah orang, termasuk didalamnya guru, siswa atau para ahli.

C. Manfaat Media Pembelajaran
Arsyad (2011:15) menyatakan bahwa: “Fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru”. Pernyataan di atas memberi penegasan bahwa media merupakan alat bantu bagi terciptanya kegiatan belajar dan pembelajaran.

Sudjana (2010:99-100), mengemukakan ada enam fungsi dari alat peraga dalam proses belajar mengajar, yaitu:

  • Penggunaan alat peraga dalam proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan tetapi mempunyai fungsi tersendiri sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar yang efektif.
  • Penggunaan alat peraga merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. Ini berarti bahwa alat peraga merupakan salah satu unsur yang harus dikembangkan oleh guru.
  • Alat peraga dalam pembelajaran penggunaannya integral dengan tujuan dan isi pembelajaran. Fungsi ini mengandung pengertian  bahwa penggunaan alat peraga harus melihat kepada tujuan dan bahan pelajaran/pembelajaran.
  • Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran bukan semata-mata sebagai alat hiburan, dalam arti digunakan hanya sekedar melengkapi proses belajar supaya lebih menarik perhatian siswa.
  • Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran lebih diutamakan agar siswa dapat memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru.
  • Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran lebih diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar dan pembelajaran. Dengan perkataan lain melalui menggunakan alat peraga hasil belajar yang dicapai akan tahan lama diingat oleh siswa, sehingga pembelajaran mempunyai nilai yang tinggi

Levie dan Lentz (Arsyad, 2011:16) mengemukakan 4 Fungsi media pembelajaran, yakni a) fungsi atensi; b) fungsi afektif; c) fungsi kognitif; dan d) fungsi kompensatoris.

Fungsi atensi merupakan fungsi inti media yakni manarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada materi pembelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang disampaikan atau menyertai materi pembelajaran. Fungsi afektif berkaitan dengan perasaan senang yang dimiliki siswa ketika mengikuti kegiatan pembelajaran. Fungsi kognitif mengandung makna bahwa lambing visual atau gambar dapat memperlancar pencapaian tujuan pembelajaran untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar atau media pembelajaran. Sedangkan fungsi kompensatoris mengadung makna bahwa media berfungsi untuk mengakomodasikan atau membantu siswa yang lemah dan lambat menerima atau memahami materi pembelajaran yang disajikan dengan teks (verbal).

Kemp dan Dayton (1985:3-4) mengemukakan beberapa hasil penelitian yang menunjukkan dampak positif dari penggunaan media sebagai bagian integral dalam kegiatan pembelajaran di kelas, yakni:

  • Penyampaian materi pembelajaran menjadi baku
  • Pembelajaran menjadi lebih interaktif
  • Lama waktu pembelajaran yang diperlukan dapat dipersingkat namun hasil lebih maksimal
  • Kualitas hasil pembelajaran dapat ditingkatkan
  • Pembelajaran dapat diberikan kapan dan di mana saja
  • Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses pembelajaran dapat ditingkatkan.
  • Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif.
Dari uraian di atas, jelaslah bahwa mediapembelajaran memiliki fungsi yang sangat berpengaruh bagi pencapaian tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, dalam penggunaan media, guru harus mampu menggunakan berbagai jenis media semaksimal mungkin, termasuk juga melakukan percontohan di depan kelas sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru tersebut.
Blog, Updated at: 1:55 PM
thumbnail

MOTIVASI BELAJAR SISWA

Pengertian Motivasi

Kata motivasi berasal dari kata “motif”, yang berarti alasan melakukan sesuatu, sebuah kekuatan yang menyebabkan seseorang bergerak melakukan suatu kegiatan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Depdikbud, 1996:593) motivasi didefinisikan sebagai dorongan yang timbul pada diri seseorang sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.Sondang P. Siagian (2004:138), memberikan definisi motivasi sebagai daya dorong yang mengakibatkan seseorang mau dan rela untuk mengerahkan kemampuan, tenaga dan waktunya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Blog, Updated at: 10:12 AM
thumbnail

BUPATI PANDEGLANG IRNA NARULITA MINTA PEMBUDIDAYA KERAPU LEBIH BERSEMANGAT

Untuk tahun 2016, Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi mengucurkan bantuan senilai 4,6 miliar untuk pembudidayaan Ikan Kerapu. Bantuan tersebut, menurut Bupati Pandeglang, Irna Narulita sangat bermanfaat bagi Kabupaten Pandeglang yang masih berstatus sebagai Daerah Tertinggal.
Blog, Updated at: 9:26 AM
thumbnail

SMS KATA-KATA UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 2016 / 1437 H

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Thursday, June 9, 2016

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab : "Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied: Taqabbalallahu minnaa wa minkum yang artinya : Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"
Blog, Updated at: 9:58 AM
thumbnail

PENERIMAAN GURU GARIS DEPAN (GGD) TAHUN 2016

Dalam Penerimaan Guru Garis Depan ( GGD ) Tahun 2016 tersedia kouta sebanyak 7.000 guru yang akan ditempatkan di 93 kabupaten daerah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang tersebar pada 28 provinsi. Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan program GGD pada 2015 lalu yang mengirimkan 798 orang guru. Mendikbud Anies Baswedan meminta para bupati menerima para guru di daerahnya masing-masing dengan tangan terbuka dan tidak memandang mereka lebih dari sekadar tambahan pegawai.
Blog, Updated at: 7:59 AM
thumbnail

PENDAFTARAN / REGISTRASI ONLINE PROGRAM SM3T 2016

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Wednesday, June 8, 2016

Apakah Anda ingin menjadi guru? Salah satu syarat untuk menjadi guru tidak bisa hanya mengandalkan lulusan S1 Kependidikan tetapi juga harus memiliki sertifikat profesi. Saat ini sertifikat profesi guru bisa diperoleh dari program PPG melalui jalur PPG SM3T. Apabila kamu lulusan S1 kependidikan dan ingin menjadi guru, saran saja ikutilah program PPG SM-3T ini. Biaya gratis. Selama kamu mengikuti program ini kamu akan dibiayai oleh pemerintah. Setahu saya, tidak ada seorang pun yang merasa rugi bila mengikuti program ini.
Blog, Updated at: 10:44 AM
thumbnail

SK PENETAPAN SEKOLAH PELAKSANA KURIKULUM 2013 TAHUN 2016

Dalam rangka memberikan dasar hukum yang jelas bagi sekolah pelaksana Kurikulum 2013 tahun 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan SK DIRJEN DIKDASMEN tentang Penetapan Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun 2016. Berikut ini salinan SK tersebut.
Blog, Updated at: 10:28 AM
thumbnail

PERATURAN TENTANG CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL

Peraturan yang mengatur Cuti Pegawai Negeri Sipil atau PNS sampai saat ini masih menggunkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1976 Tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil.

Jenis Cuti Pegawai Negeri Sipil atau PNS
Berdasarkan  Pasal 3 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1976, cuti PNS terdiri dari : a. Cuti tahunan; b. Cuti besar; c. Cuti sakit; d. Cuti bersalin; e. Cuti karena alasan penting ; dan f. Cuti diluar tanggungan Negara.
Blog, Updated at: 10:27 AM
thumbnail

PENDAFTARAN CPNS (PNS) TAHUN 2016 KEMENTERIAN KESEHATAN

Posted by EDUKASI KULTUR DAN WISATA on Tuesday, June 7, 2016

PENGUMUMAN NOMOR : TU.02.06/IV/1251/2016
TENTANG
PENERIMAAN APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH TAHUN 2016  DARI PEGAWAI TIDAK TETAP KEMENTERIAN KESEHATAN.


Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung pelayanan kesehatan menyeluruh diperlukan pemerataan tenaga kesehatan untuk  memberikan  pelayanan  kesehatan  pada  fasilitas  kesehatan  tingkat pertama,  maka  Pemerintah  membuat  kebijakan  dengan  melakukan Penerimaan Aparatur  Sipil  Negara (ASN/PNS)  di  lingkungan  Pemerintah  Daerah Tahun 2016 dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan.
Blog, Updated at: 5:18 PM
thumbnail

JADWAL SIARAN LANGSUNG PUTARAN FINAL PIALA EROPA TAHUN 2016 DI RCTI, MNCTV DAN GLOBAL

Perhelatan Euro 2016 tinggal dua minggu lagi dimulai. Tiket sudah dibeli penggemar, penerbangan dan penginapan sudah dipesan jauh-jauh hari. Persiapan akhir untuk turnamen ini sudah mendekati akhir.
Blog, Updated at: 1:30 PM
thumbnail

THR PNS CAIR JUNI 2016, GAJI KE-13 CAIR JULI 2016

Berikut ini info menarik tentang rencana pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS dan Pencarairan Gaji Ke 13 tahun 2016 yang bersumber dari finance.detik.com. Menurut info tersebut pencairan gaji ke-13 dan ke-14 untuk pegawai negeri sipil (PNS) tidak akan bersamaan. Karena harus disesuaikan dengan kondisi keuangan negara.
Blog, Updated at: 1:22 PM
thumbnail

PENERIMAAN GURU GARIS DEPAN (GGD) TAHUN 2016

Dalam Penerimaan Guru Garis Depan ( GGD ) Tahun 2016 tersedia kouta sebanyak 7.000 guru yang akan ditempatkan di 93 kabupaten daerah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang tersebar pada 28 provinsi. Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan program GGD pada 2015 lalu yang mengirimkan 798 orang guru. Mendikbud Anies Baswedan meminta para bupati menerima para guru di daerahnya masing-masing dengan tangan terbuka dan tidak memandang mereka lebih dari sekadar tambahan pegawai.
Blog, Updated at: 1:21 PM

Search This Blog

---------------------------------



---------------------------------

---------------------------------

INFO PALING BANYAK DICARI MINGGU INI

CB